Pulang Membawa Juara, Direktur Darul Fallaah Apresiasi Perjuangan Duta KSMN II


Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., menyampaikan apresiasi kepada duta Darul Fallaah dalam agenda penyambutan sepulang dari KSMN II Malang, Selasa (29/9/2026).

GOWA — Kepulangan duta Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro dari Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Malang, Jawa Timur, menjadi momentum kebanggaan bagi keluarga besar pesantren. Para duta kembali membawa Juara 2 LKBB Variasi tingkat nasional kategori MA/SMA/SMK sekaligus pengalaman dari panggung kompetisi nasional.

Penyambutan digelar di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Selasa (29/9/2026). Dalam momentum tersebut, Direktur Darul Fallaah Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag. menyampaikan apresiasi atas perjuangan para santri dan seluruh pihak yang ikut mengawal perjalanan Kafilah Darul Fallaah selama KSMN II.

“Ini Sejarah, Ini Pembuktian Kualitas Pondok”

Di hadapan keluarga besar pesantren, Dr. Dahlan menyampaikan bahwa capaian tersebut memiliki makna penting bagi perjalanan Darul Fallaah.

“Ini sejarah. Ini pembuktian kualitas pondok yang kita bangun bersama,” ungkapnya.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa prestasi Juara 2 nasional tidak hanya dipandang sebagai hasil sebuah perlombaan. Bagi Darul Fallaah, capaian tersebut merupakan bagian dari proses pembinaan santri yang melibatkan latihan, pendampingan, kedisiplinan, kekompakan, dan dukungan berbagai pihak.

Karena itu, penyambutan para duta tidak hanya menjadi seremoni kepulangan, tetapi juga momentum untuk memberikan penghargaan atas proses yang telah mereka jalani selama berada di Malang.

Apresiasi untuk Duta Darul Fallaah

Dr. Dahlan menyampaikan terima kasih kepada komandan dan regu LKBB Darul Fallaah yang telah berjuang membawa nama pesantren dalam kompetisi tingkat nasional.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Ibu Yuanik Neng Tias dan Pak Dimas yang turut mendukung proses persiapan para duta.

Ucapan terima kasih secara khusus disampaikan kepada para pendamping regu, Ustazah Uly Eka Saputri, S.Sos. dan Ustazah Hijriah Mansur, S.H., yang mendampingi para santri selama mengikuti KSMN II.

Menurutnya, keberhasilan para duta merupakan hasil dari kerja bersama. Setiap pihak memiliki peran dalam mempersiapkan dan mengawal para santri hingga mampu tampil di panggung nasional.

Bukan Hanya Piala, tetapi Pengalaman

KSMN II memberikan ruang kepada para santri untuk bertemu dengan peserta dari berbagai pesantren Muhammadiyah dan ’Aisyiyah di Indonesia. Di tengah kompetisi, mereka belajar tentang kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, dan keberanian tampil membawa nama almamater.

Karena itu, piala Juara 2 yang dibawa pulang menjadi simbol dari proses panjang yang telah mereka jalani.

Para duta juga membawa pengalaman yang kemudian dibagikan kepada santri lainnya melalui agenda Duta Bercerita dalam rangkaian penyambutan. Pengalaman dari Malang diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi santri Darul Fallaah untuk terus mengembangkan potensi melalui berbagai kegiatan pembinaan dan kompetisi.

Dari Malang Kembali ke Bissoloro

Perjalanan Kafilah Darul Fallaah dari Bissoloro menuju Malang kini telah berakhir. Namun, bagi pesantren, prestasi tersebut menjadi bagian dari catatan perjalanan yang akan terus dikenang.

Juara 2 nasional menjadi capaian. Perjuangan menjadi pengalaman. Dan kebersamaan menjadi kekuatan.

Melalui penyambutan tersebut, Darul Fallaah memberikan penghargaan kepada para duta yang telah membawa nama pesantren ke tingkat nasional sekaligus meneguhkan semangat untuk terus membangun kualitas pesantren secara bersama-sama.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar