Cucu KH Djamaluddin Amin Pimpin OSIP Putra Ponpes Darul Fallaah

Dok. K.H Djamaluddin Amin, Kakek dari Fauzy Muawan Djamal

Bissoloro, 15 April 2026 — Estafet kepemimpinan santri di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro memasuki babak baru. Fauzy Muawan Djamal resmi terpilih sebagai Ketua Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) Putra periode 2026/2027 melalui Musyawarah OSIP yang berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Terpilihnya Fauzy Muawan Djamal menjadi perhatian tersendiri, mengingat ia merupakan cucu dari KH Djamaluddin Amin, sosok yang dikenal memiliki kontribusi dalam dunia dakwah dan pendidikan, sekaligus pendiri Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro. Latar belakang ini menjadi bagian dari nilai historis yang turut memperkuat semangat kepemimpinan yang kini diembannya.

Fauzy juga merupakan putra dari Dr. H. Samhi Muawan Djamal, M.Ag., seorang akademisi dan tokoh Muhammadiyah yang lahir di Bantaeng pada 12 Juli 1961. Riwayat pendidikan Dr. Samhi dimulai dari TK Aisyiyah, SD Muhammadiyah, hingga Madrasah Muallimin Muhammadiyah Bantaeng, sebelum melanjutkan ke Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta hingga selesai pada tahun 1981. Ia kemudian menempuh pendidikan tinggi di Fakultas Adab IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, melanjutkan S2 di IAIN Alauddin Makassar jurusan Dirasah Islamiyah, dan menyelesaikan S3 di UIN Alauddin Makassar pada program studi Pendidikan dan Keguruan.

Dalam perjalanan organisasinya, Dr. Samhi dikenal aktif sejak masa muda, di antaranya sebagai Ketua Asrama Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta, Ketua Bidang Dakwah IPM DIY, Ketua IMM Komisariat, Ketua Korkom, hingga Ketua IMM Cabang Yogyakarta. Ia juga menjadi perintis berdirinya kembali DPD IMM DIY dan pernah menjabat sebagai Ketua Bidang Kader DPD IMM DIY serta Ketua Bidang Organisasi DPP IMM. Kiprahnya berlanjut sebagai pengurus Muhammadiyah Wilayah DIY bidang kader sebelum kembali ke Unismuh Makassar pada tahun 1993.

Di lingkungan Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Samhi pernah mengemban berbagai jabatan strategis, di antaranya sebagai Kepala Tata Usaha FKIP, Wakil Dekan IV Fisipol, Sekretaris Program Studi S2 Manajemen Pendidikan Islam, hingga dipercaya sebagai Wakil Rektor III dan IV Unismuh Makassar. Saat ini, ia juga menjabat sebagai Ketua Pusat Pengkajian, Pengembangan, dan Pengamalan Al-Islam dan Kemuhammadiyahan Unismuh Makassar.

Dengan latar belakang keluarga yang kuat dalam dunia pendidikan dan organisasi, Fauzy Muawan Djamal diharapkan mampu melanjutkan nilai-nilai kepemimpinan tersebut dalam perannya sebagai Ketua Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) Putra.

Pelaksanaan Musyawarah OSIP ini menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan santri di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro. Melalui forum ini, para santri tidak hanya memilih pemimpin, tetapi juga belajar tentang tanggung jawab, musyawarah, serta pengambilan keputusan secara kolektif.

Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) sendiri merupakan wadah pembinaan santri dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam aspek kepemimpinan, kedisiplinan, maupun kerja sama tim. Sejalan dengan visi pesantren sebagai Sekolah Kader yang Unggul, memiliki Skill and Leadership, OSIP diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan santri yang aktif, inovatif, dan berintegritas.

Kepercayaan terhadap Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro juga tercermin dari latar belakang para santri yang menempuh pendidikan di dalamnya. Pesantren ini tidak hanya diminati oleh masyarakat umum, tetapi juga menjadi pilihan keluarga dari kalangan tokoh dan pimpinan Muhammadiyah. Hal ini menunjukkan bahwa Darul Fallaah dipandang sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kualitas pembinaan keilmuan, karakter, serta kepemimpinan yang terpercaya.

Dengan amanah yang diemban, Fauzy Muawan Djamal bersama jajaran pengurus Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP) Putra diharapkan mampu menjalankan program kerja yang berdampak nyata bagi santri dan pesantren.

Dari warisan nilai, kini berlanjut pada kepemimpinan. OSIP bukan sekadar organisasi, tetapi ruang lahirnya kader pemimpin masa depan.

Lebih baru Lebih lama