Direktur Ponpes Darul Fallaah Lepas Duta Ke Pentas KSMN II di Malang Jawa Timur

Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., melepas kafilah Darul Fallaah yang akan mengikuti Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Malang, Jawa Timur, 21–24 September 2026.

BISSOLORO — Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., melepas kafilah Darul Fallaah yang akan mengikuti Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II di Malang, Jawa Timur, Jumat sore (18/9/2026) di lingkungan Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro.

KSMN II dijadwalkan berlangsung pada 21–24 September 2026. Keikutsertaan Darul Fallaah dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan pengalaman lebih luas kepada santri melalui kegiatan kepesantrenan, pembinaan, persaudaraan, dan interaksi dengan peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Pelepasan kafilah menjadi momentum bagi pimpinan pesantren untuk memberikan arahan sekaligus membekali peserta dengan pesan agar menjaga kedisiplinan, akhlak, kekompakan, dan nama baik Darul Fallaah selama mengikuti kegiatan.

15 Utusan Darul Fallaah

Berdasarkan Surat Tugas Nomor: 316/Y/A.1/UF/2026 tertanggal 8 September 2026, Darul Fallaah menugaskan 15 orang sebagai utusan untuk mengikuti KSMN II di Malang.

Rombongan dipimpin oleh Muhammad Asbar, S.Pd. sebagai Pimpinan Rombongan, didampingi Ismail, S.P. sebagai Wakil Pimpinan Rombongan.

Sementara Gunawan Hatmin, S.Ag., M.Ag. ditugaskan sebagai official. Dua pendamping regu masing-masing Uly Eka Saputri, S.Sos. dan Hijriah Mansur, S.H.

Adapun peserta yang mengikuti KSMN II terdiri atas Ayyatul Husna, Dian Magfirah Aswad, Dian Alfita, Miftahul Chair Roni, Muli, Nur Azizah Salsabila, Nur Hikmah Ramadhany, Nur Kumala Sari L, Nurul Amirah Al Faizah, dan Siti Salisa Turrohmah.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa keikutsertaan Darul Fallaah dalam KSMN II tidak hanya melibatkan peserta, tetapi juga didukung unsur pimpinan rombongan, official, dan pendamping yang memiliki tanggung jawab dalam memastikan perjalanan serta pelaksanaan kegiatan berjalan dengan baik.

Direktur Tekankan Amanah dan Nama Baik Pesantren

Dalam pelepasan tersebut, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., memberikan pesan kepada seluruh anggota kafilah agar menjadikan KSMN II sebagai kesempatan untuk belajar dan memperluas pengalaman.

Menurutnya, perjalanan ke Malang bukan semata-mata untuk mengikuti agenda nasional, tetapi juga menjadi bagian dari proses pendidikan karakter santri.

“Berangkatlah dengan niat belajar dan membawa nama baik Darul Fallaah serta Muhammadiyah. Jaga akhlak, kedisiplinan, kekompakan, dan tanggung jawab selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” pesannya.

Ia juga mengingatkan peserta untuk mengikuti arahan pendamping dan menjaga sikap selama berada di lingkungan kegiatan.

“Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak-banyaknya. Bertemu dengan santri dari berbagai daerah adalah kesempatan untuk menambah pengalaman dan memperluas persaudaraan,” lanjutnya.

Membawa Semangat Santri Muhammadiyah

KSMN II menjadi ruang pertemuan santri Muhammadiyah dari berbagai daerah. Kehadiran Darul Fallaah di forum tersebut diharapkan dapat memperluas pengalaman santri sekaligus memperkenalkan potensi yang dimiliki pesantren.

Bagi peserta, perjalanan menuju Malang juga menjadi pengalaman tersendiri. Mereka akan belajar beradaptasi dengan lingkungan baru, mengatur kebutuhan selama perjalanan dan kegiatan, mengikuti ketentuan bersama, serta membangun kekompakan dalam satu kafilah.

Nilai-nilai tersebut sejalan dengan proses pembinaan santri di Darul Fallaah yang tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui pengalaman organisasi, kepesantrenan, kegiatan sosial, dan berbagai aktivitas bersama.

Persiapan Menuju KSMN II

Menjelang keberangkatan, kafilah Darul Fallaah mempersiapkan berbagai kebutuhan untuk mengikuti agenda yang berlangsung selama empat hari tersebut.

Kesiapan peserta tidak hanya berkaitan dengan perlengkapan, tetapi juga pembagian tugas dan koordinasi antara pimpinan rombongan, official, pendamping, dan peserta.

Dengan adanya struktur rombongan yang telah ditetapkan melalui surat tugas, setiap anggota memiliki peran masing-masing selama mengikuti kegiatan.

Dari Bissoloro Menuju Malang

Keikutsertaan dalam KSMN II menjadi bagian dari perjalanan pembinaan santri Darul Fallaah menuju pengalaman yang lebih luas. Dari Bissoloro, para utusan membawa semangat untuk belajar, bersilaturahmi, dan mengikuti rangkaian kegiatan bersama santri Muhammadiyah dari berbagai wilayah.

Pelepasan oleh Direktur menjadi penanda kesiapan kafilah sebelum menjalani perjalanan menuju Malang, Jawa Timur.

Selama 21–24 September 2026, para utusan Darul Fallaah diharapkan dapat mengikuti seluruh rangkaian KSMN II dengan penuh tanggung jawab serta menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk mengembangkan kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan semangat kebersamaan.

Susunan Kafilah Darul Fallaah

Pimpinan Rombongan:
Muhammad Asbar, S.Pd.

Wakil Pimpinan Rombongan:
Ismail, S.P.

Official:
Gunawan Hatmin, S.Ag., M.Ag.

Pendamping Regu:
Uly Eka Saputri, S.Sos.
Hijriah Mansur, S.H.

Peserta:

  1. Ayyatul Husna

  2. Dian Magfirah Aswad

  3. Dian Alfita

  4. Miftahul Chair Roni

  5. Muli

  6. Nur Azizah Salsabila

  7. Nur Hikmah Ramadhany

  8. Nur Kumala Sari L

  9. Nurul Amirah Al Faizah

  10. Siti Salisa Turrohmah

Agenda: Kemah Santri Muhammadiyah Nasional (KSMN) II. Tempat: Malang, Jawa Timur Tanggal: 21–24 September 2026 Surat Tugas: Nomor 316/Y/A.1/UF/2026, tertanggal 8 September 2026.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar