GOWA — Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., melakukan kunjungan ke lokasi Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa kelas XII SMK Trenkaun Darul Fallaah di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Gowa, Jumat (18/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan langsung terhadap proses pembelajaran siswa di dunia kerja. Direktur melihat aktivitas siswa sekaligus berdialog dengan pendamping lapangan mengenai perkembangan keterampilan, kedisiplinan, dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti program PKL.
Empat siswa kelas XII yang mengikuti PKL tersebut adalah Fahri, Aso N, Nurpadila, dan Nurpaulida. Mereka menjalani PKL sejak 7 September hingga 10 November 2026 dengan pendampingan Hesti Nur Hamsa, S.P.
Melihat Langsung Proses Pembelajaran di Lapangan
Dalam kunjungannya, Dr. Dahlan Lama Bawa melihat sejumlah aktivitas pertanian yang menjadi bagian dari pembelajaran siswa. Para siswa sebelumnya telah mendapatkan pengalaman dalam pembuatan pupuk kompos, pembuatan bedengan, penanaman kangkung dan bayam batik, pengamatan serta pengendalian hama tanaman terong, hingga pengenalan teknologi transplanter.
Kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada direktur untuk melihat secara langsung bagaimana siswa menerapkan kompetensi yang diperoleh di sekolah dalam lingkungan praktik.
Menurut Dr. Dahlan Lama Bawa, PKL bukan sekadar memenuhi bagian dari proses pendidikan SMK, tetapi menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal budaya kerja secara langsung.
“PKL harus menjadi ruang belajar yang dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Siswa tidak hanya mengejar pengalaman teknis, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, kerja sama, dan bagaimana menyelesaikan tugas dengan baik,” ujarnya.
Pesan Direktur kepada Siswa
Dalam pertemuan dengan para siswa, Direktur Darul Fallaah mengingatkan agar mereka menjaga sikap selama berada di lingkungan tempat PKL.
Menurutnya, perilaku siswa menjadi bagian dari representasi sekolah dan pesantren. Karena itu, siswa perlu menjaga kedisiplinan, sopan santun, tanggung jawab, serta hubungan baik dengan pembimbing maupun seluruh pihak di lokasi PKL.
“Jaga nama baik Darul Fallaah. Ikuti arahan pembimbing, disiplin dalam menjalankan tugas, dan jangan malu untuk bertanya. Manfaatkan setiap kesempatan untuk belajar karena pengalaman yang kalian dapatkan di sini akan menjadi bekal untuk masa depan,” pesannya.
Direktur juga mendorong siswa agar tidak hanya menjadi peserta yang mengikuti instruksi, tetapi aktif mengamati dan memahami setiap proses yang mereka kerjakan.
Pendamping Lapangan Paparkan Perkembangan Siswa
Pendamping lapangan Hesti Nur Hamsa, S.P., turut memberikan penjelasan mengenai aktivitas siswa selama menjalani PKL.
Menurut Hesti, siswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan pertanian sehingga mereka dapat memahami proses secara lebih konkret.
“Siswa kami arahkan untuk terlibat langsung dalam setiap praktik. Mereka belajar mulai dari persiapan lahan, penanaman, pemeliharaan, pengamatan hama, sampai mengenal penggunaan teknologi pertanian,” jelasnya.
Pendampingan dilakukan agar siswa tidak hanya mengetahui prosedur kerja, tetapi juga memahami alasan dan tujuan dari setiap tahapan yang dilakukan.
Sekolah dan Pesantren Pastikan PKL Berjalan Efektif
Kunjungan Direktur menjadi bagian dari upaya sekolah dan pesantren memastikan program PKL berjalan sesuai tujuan pembelajaran. Monitoring secara langsung juga memberikan ruang untuk mengetahui kebutuhan siswa selama berada di lokasi praktik.
Kepala SMK Trenkaun Darul Fallaah Unismuh Makassar, Ismail, S.Ip., sebelumnya menegaskan bahwa PKL merupakan bagian penting dari pembelajaran vokasi untuk mempertemukan kompetensi sekolah dengan pengalaman dunia kerja.
Melalui program tersebut, siswa diharapkan memperoleh pengalaman yang dapat memperkuat keterampilan teknis sekaligus membangun karakter kerja.
Bekal Menuju Kemandirian
Bagi Darul Fallaah, pengalaman belajar di Polbangtan Gowa menjadi bagian dari proses menyiapkan siswa agar memiliki kompetensi dan kemandirian.
Kunjungan Direktur tidak hanya menjadi agenda monitoring, tetapi juga menjadi momentum memberikan motivasi langsung kepada siswa agar serius mengikuti seluruh rangkaian PKL hingga selesai.
Dengan pengalaman praktik yang berlangsung sampai 10 November 2026, para siswa diharapkan semakin memahami bidang pertanian sekaligus memiliki sikap kerja yang disiplin, bertanggung jawab, adaptif, dan siap menghadapi tantangan setelah menyelesaikan pendidikan.
0 Komentar