Kajian Sirah Nabawiyah Darul Fallaah Bahas Kewajiban Manusia terhadap Rasul

Ustadz Muhammad Khairun, S.Pd.I., menyampaikan kajian Sirah Nabawiyah bertema “Kewajiban Manusia terhadap Rasul” di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Rabu (7/10/2026).

GOWA — Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro menggelar kajian Sirah Nabawiyah pada Rabu (7/10/2026). Kajian yang dibawakan Ustaz Muhammad Khairun, S.Pd.I., tersebut mengangkat tema “Kewajiban Manusia terhadap Rasul.”

Tema ini menempatkan hubungan umat Islam dengan Rasulullah Muhammad saw. sebagai bagian penting dalam penguatan keimanan dan pembentukan akhlak. Mengenal Rasulullah tidak cukup hanya melalui kisah perjalanan hidupnya, tetapi juga dengan memahami ajaran yang dibawanya serta menjadikannya pedoman dalam kehidupan.

Mengenal Rasul, Mengikuti Ajarannya

Salah satu kewajiban umat Islam terhadap Rasulullah saw. adalah beriman kepada risalah yang dibawanya, mencintai dan menghormatinya, menaati ajarannya, serta meneladani akhlaknya. Kecintaan kepada Rasulullah perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sebatas pengakuan lisan.

Dalam kehidupan sehari-hari, meneladani Rasulullah dapat dilakukan dengan membiasakan kejujuran, menjaga amanah, menghormati sesama, bersikap santun, dan menjalankan ibadah sesuai tuntunan Islam. Nilai-nilai tersebut relevan dengan kehidupan santri yang sedang menjalani proses pendidikan sekaligus pembinaan karakter.

Al-Qur’an dalam Surah Ali Imran ayat 31 menegaskan hubungan antara kecintaan kepada Allah SWT dan kesediaan mengikuti Rasulullah saw. Sementara itu, Surah Al-Ahzab ayat 56 memerintahkan orang-orang beriman untuk bershalawat dan menyampaikan salam penghormatan kepada Nabi.

Kementerian Agama juga menjelaskan bahwa bentuk kecintaan kepada Rasulullah mencakup keimanan terhadap risalahnya, ketaatan, menghidupkan sunnah, mempelajari ajarannya, dan meneladani akhlaknya. 

Sirah Nabawiyah sebagai Ruang Pembinaan Santri

Kajian Sirah Nabawiyah memberikan kesempatan kepada santri untuk mengenal kehidupan Rasulullah saw. sekaligus memahami nilai-nilai yang dapat diterapkan dalam kehidupan masa kini. Sejarah perjuangan Nabi memuat pelajaran tentang kesabaran, keteguhan iman, tanggung jawab, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap sesama.

Bagi santri Darul Fallaah, pemahaman tersebut dapat menjadi bekal dalam menjalani kehidupan di lingkungan pesantren. Ketaatan terhadap aturan, kesungguhan menuntut ilmu, penghormatan kepada guru, serta hubungan baik dengan sesama merupakan bagian dari pembiasaan akhlak yang perlu terus dikembangkan.

Melalui kajian ini, tema kewajiban manusia terhadap Rasul menjadi pengingat bahwa mempelajari sirah tidak berhenti pada pengetahuan tentang peristiwa masa lalu. Pemahaman tersebut perlu diteruskan menjadi sikap dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar