Budaya BAIS Perkuat Kebiasaan Bersih Santri


Santri Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro melaksanakan Budaya BAIS sebagai bagian dari aktivitas menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan pesantren, Kamis (24/9/2026).


GOWA — Budaya BAIS kembali menjadi bagian dari aktivitas pagi santri Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Kamis (24/9/2026).

Kegiatan BAIS dilaksanakan sebagai bagian dari pembiasaan santri dalam menjaga lingkungan dan keteraturan area pesantren. Para santri terlibat dalam aktivitas bersama sesuai dengan pembagian tugas yang telah ditetapkan.

Budaya BAIS menjadi salah satu aktivitas yang melekat dalam keseharian santri. Setelah menjalani rangkaian kegiatan pagi, santri diarahkan untuk memperhatikan kebersihan dan kerapian lingkungan sekitar sebelum melanjutkan agenda berikutnya.

Membiasakan Peduli Lingkungan

Pelaksanaan BAIS tidak hanya berkaitan dengan aktivitas membersihkan lingkungan. Kegiatan tersebut menjadi ruang pembiasaan agar santri memiliki kepedulian terhadap tempat tinggal dan lingkungan belajar mereka.

Dengan keterlibatan langsung, santri belajar menjaga kebersihan secara bersama-sama serta memahami bahwa lingkungan pesantren merupakan tanggung jawab seluruh warga pesantren.

Budaya tersebut juga mendorong santri untuk membangun kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan area yang digunakan, merapikan lingkungan, dan melaksanakan tugas sesuai tanggung jawab masing-masing.

Direktur: Kebersihan Bagian dari Pembinaan

Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., menempatkan budaya kebersihan sebagai bagian dari proses pembinaan santri.

Menurutnya, pendidikan di pesantren tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di kelas. Kebiasaan yang dibangun melalui aktivitas sehari-hari juga menjadi bagian dari pendidikan karakter santri.

Karena itu, kegiatan seperti BAIS perlu dilakukan secara konsisten agar kepedulian terhadap kebersihan dan kerapian tidak hanya menjadi tugas ketika berada di pesantren, tetapi berkembang menjadi kebiasaan yang dibawa santri dalam kehidupan sehari-hari.

BAIS sebagai Pembiasaan Bersama

Aktivitas BAIS pada Kamis pagi berlangsung sebagai kegiatan bersama para santri. Pembagian tugas dan keterlibatan seluruh santri membuat kegiatan kebersihan menjadi bagian dari rutinitas, bukan aktivitas yang dilakukan secara insidental.

Melalui budaya BAIS, lingkungan pesantren dijaga agar tetap bersih dan tertata, sekaligus menjadi ruang pembelajaran bagi santri untuk membangun kedisiplinan, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama.

Kegiatan tersebut melengkapi rangkaian aktivitas pagi santri Darul Fallaah sebelum mereka melanjutkan pembelajaran dan agenda pembinaan lainnya.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar