Semarak Milad ke-20, Ponpes Darul Fallaah Putar Dokumenter Perjalanan Dua Dekade dan Gelar Aksi Sosial

Rangkaian Pengajian Terpadu di Moncong Sipolong Dirangkaikan Pelantikan PCPM Bungaya, Lelang Amal Masjid Al-Aqabah dan Santunan Sembako

Bissoloro – Rangkaian Milad ke-20 Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro diwarnai refleksi perjalanan sejarah dan aksi kepedulian sosial. Momentum tersebut menjadi bagian dari Pengajian Terpadu kerja sama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gowa dengan Ponpes Darul Fallaah, yang berlangsung di Moncong Sipolong, Kawasan Wisata Hutan Pinus Bissoloro, Kabupaten Gowa, Ahad, 9 Agustus 2026.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA hingga selesai tersebut tidak hanya menghadirkan pengajian dengan tema “Masjid sebagai Jantung Kehidupan Umat”, tetapi juga dirangkaikan dengan pemutaran video dokumenter 20 tahun Ponpes Darul Fallaah, pelantikan PCPM Bungaya, lelang amal pembangunan Masjid Al-Aqabah, serta pembagian sembako kepada warga yang membutuhkan.

Mengenang Dua Dekade Perjalanan Darul Fallaah

Salah satu agenda yang menjadi perhatian peserta adalah pemutaran video dokumenter perjalanan 20 tahun Ponpes Darul Fallaah dalam lintasan sejarah.

Video tersebut menjadi ruang refleksi atas perjalanan panjang pesantren dalam menjalankan amanah pendidikan, pembinaan santri, dakwah, kaderisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

Dokumentasi perjalanan dua dekade tersebut juga menampilkan berbagai rangkaian kegiatan Semarak Milad ke-20, yang menggambarkan dinamika keluarga besar Darul Fallaah dalam membangun lembaga pendidikan Islam di Bissoloro.

Pemutaran dokumenter tidak sekadar menghadirkan kembali kenangan masa lalu, tetapi menjadi pengingat bahwa perjalanan sebuah lembaga dibangun melalui kontribusi banyak pihak—pimpinan, guru, pengasuh, santri, alumni, orang tua, masyarakat, dan para mitra yang terus memberikan dukungan.

Memasuki usia dua dekade, perjalanan tersebut menjadi modal penting bagi Ponpes Darul Fallaah untuk menyusun langkah pengembangan lembaga ke depan.

Penguatan Kaderisasi Muhammadiyah

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan pelantikan PCPM Bungaya oleh PDPM Gowa.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan kaderisasi dan regenerasi Muhammadiyah di tingkat lokal. Kehadiran kader muda diharapkan mampu memperkuat gerakan dakwah, sosial, pendidikan, dan kepemudaan di tengah masyarakat.

Kolaborasi antara pesantren dan organisasi otonom Muhammadiyah menjadi ruang strategis dalam membangun generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan kemampuan kepemimpinan.

Lelang Amal untuk Masjid Al-Aqabah

Semangat pengabdian kemudian dilanjutkan melalui lelang amal untuk kelanjutan pembangunan Masjid Al-Aqabah Ponpes Darul Fallaah.

Lelang amal dipandu oleh Abdul Rahim Dg Nassa dan menjadi ruang partisipasi jamaah serta seluruh pihak yang hadir untuk ikut mengambil bagian dalam pembangunan fasilitas keagamaan di lingkungan pesantren.

Masjid Al-Aqabah memiliki posisi penting dalam kehidupan Ponpes Darul Fallaah. Selain sebagai tempat ibadah, masjid diharapkan menjadi pusat pembinaan keislaman, pendidikan, dakwah, dan aktivitas sosial bagi santri serta masyarakat sekitar.

Agenda lelang amal tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembangunan masjid merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan semangat gotong royong dan kepedulian umat.

Berbagi dengan Yatim dan Dhuafa

Semarak Milad ke-20 juga diwujudkan dalam bentuk kepedulian sosial melalui pembagian sembako kepada warga kurang mampu.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan manfaat langsung kepada masyarakat sekitar. Kegiatan sosial ini menegaskan bahwa semangat pengabdian pesantren tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan dan dakwah, tetapi juga melalui kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Bagi Ponpes Darul Fallaah, aksi sosial tersebut menjadi refleksi dari nilai pendidikan yang ingin ditanamkan kepada para santri: bahwa ilmu dan keberhasilan harus berjalan bersama kepedulian dan kebermanfaatan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan arahan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Komisi A Fraksi PAN, Kamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I.

Kegiatan yang mempertemukan unsur PDM Gowa, PCM dan Ortom Muhammadiyah, Ponpes Darul Fallaah, orang tua santri, pemerintah desa, serta masyarakat tersebut menjadi momentum memperkuat silaturahmi dan kolaborasi.

Memasuki usia 20 tahun, Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro menempatkan sejarah sebagai pijakan untuk melangkah lebih jauh. Dokumentasi perjalanan, penguatan kaderisasi, pembangunan Masjid Al-Aqabah, dan aksi sosial menjadi bagian dari ikhtiar untuk memastikan bahwa semangat pengabdian terus berlanjut.

Dua dekade telah dilalui. Perjalanan belum selesai. Dari Bissoloro, Ponpes Darul Fallaah terus melangkah menuju pondok yang unggul dan mandiri—untuk Islam, umat, dan bangsa.

Humas DF

Posting Komentar

0 Komentar