PCM Bungaya Serahkan Wakaf Sumur kepada Ponpes Darul Fallah

Wakaf Sumur Menjadi Bagian dari Rangkaian Pengajian Terpadu dan Semarak Milad ke-20 Ponpes Darul Fallaah


Bissoloro – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Bungaya menyerahkan wakaf sumur kepada Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap pemenuhan kebutuhan dasar santri di lingkungan pesantren.


Penyerahan wakaf tersebut dilakukan oleh Ketua PCM Bungaya, H. Syamsuddin, S.Pd., kepada Direktur Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag. Dalam hal ini di wakili oleh Wakil Direktur I Supriadi S.Pd.i M.Pd.i


Kegiatan berlangsung dalam rangkaian Pengajian Terpadu kerja sama Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gowa dengan Ponpes Darul Fallaah, yang dilaksanakan pada Ahad, 9 Agustus 2026, di Moncong Sipolong, Kawasan Wisata Hutan Pinus Bissoloro, Kabupaten Gowa.


Wakaf sumur tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian Muhammadiyah terhadap keberlangsungan kehidupan pesantren. Ketersediaan air merupakan kebutuhan penting bagi santri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk kebersihan, kesehatan, dan kebutuhan ibadah.


Bagi Ponpes Darul Fallaah, wakaf tersebut tidak hanya memiliki nilai kemanfaatan secara langsung, tetapi juga menjadi simbol kuatnya semangat ta'awun dan gotong royong dalam membangun lembaga pendidikan Islam.


Penyerahan wakaf dilakukan di tengah rangkaian kegiatan yang mempertemukan unsur PDM Gowa, pimpinan cabang Muhammadiyah, jajaran Ponpes Darul Fallaah, orang tua dan wali santri, serta masyarakat.


Momentum tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pengembangan pesantren membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Pesantren tidak hanya menjadi ruang pendidikan, tetapi juga menjadi bagian dari kehidupan sosial masyarakat yang membutuhkan perhatian dan dukungan bersama.


Wakaf sebagai Amal Jariyah


Wakaf sumur memiliki nilai strategis karena manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga pesantren. Air yang tersedia dapat menunjang berbagai aktivitas santri sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pesantren yang bersih dan sehat.


Semangat tersebut sejalan dengan prinsip wakaf sebagai amal jariyah yang manfaatnya terus mengalir selama fasilitas yang diwakafkan digunakan untuk kebaikan.


Dalam konteks pendidikan pesantren, dukungan terhadap sarana dasar merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan belajar dan pembinaan yang kondusif.


Penyerahan wakaf sumur juga menjadi bagian dari semangat 20 Tahun Pengabdian dan Perjuangan Ponpes Darul Fallaah untuk Islam, Umat, dan Bangsa.


Memasuki usia dua dekade, Ponpes Darul Fallaah terus memperkuat berbagai aspek pengembangan lembaga, tidak hanya pada bidang pendidikan dan pembinaan santri, tetapi juga pada penguatan sarana, kemandirian, serta hubungan dengan masyarakat.


Memperkuat Sinergi Muhammadiyah dan Pesantren


Kerja sama antara PDM Gowa, PCM Bungaya, dan Ponpes Darul Fallaah melalui kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya membangun ekosistem pendidikan dan dakwah yang berbasis kolaborasi.


Dukungan dalam bentuk wakaf menjadi bagian dari kontribusi Muhammadiyah dalam memperkuat lembaga pendidikan Islam sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.


Semangat ini diharapkan terus berkembang melalui berbagai bentuk kerja sama lainnya, sehingga pesantren mampu meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan pembinaan generasi.


Bagi keluarga besar Ponpes Darul Fallaah, wakaf sumur tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan Milad ke-20—bahwa membangun pesantren bukan hanya tentang membangun gedung dan fasilitas, tetapi juga membangun kepedulian, kebersamaan, dan kebermanfaatan.


Dari Bissoloro, semangat wakaf dan gotong royong terus menjadi bagian dari perjalanan menuju Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro yang unggul dan mandiri.

Posting Komentar

0 Komentar