![]() |
| Angkat tema “Masjid sebagai Jantung Kehidupan Umat”, perkuat sinergi dakwah dan pembinaan generasi |
BISSOOLORO – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Gowa bersama Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro menggelar Pengajian Terpadu di Moncong Sipolong, Kawasan Wisata Hutan Pinus Bissoloro, Kabupaten Gowa, Ahad (9/8/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut mengangkat tema “Masjid sebagai Jantung Kehidupan Umat”dengan menghadirkan H. Andi Muhammad Iqbal Parewangi, S.Si., M.Sc., Senator RI periode 2014–2019, sebagai narasumber.
Pengajian terpadu ini menjadi bagian dari rangkaian Semarak Milad ke-20 Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro. Kegiatan juga menjadi ruang silaturahmi dan penguatan sinergi antara unsur Muhammadiyah, pesantren, orang tua santri, dan masyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PDM Kabupaten Gowa Ust. H. Ardan Ilyas, S.Pd.I., M.A., Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kabupaten Gowa Hj. Hasra, S.Pd., M.Pd., Direktur Ponpes Darul Fallaah Dr. Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag., Ketua PCM Bungaya H. Syamsuddin, S.Pd., serta Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Fraksi PAN Kamaruddin, S.Pd.I., M.Pd.I.
Turut hadir jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah beserta Ortom Muhammadiyah se-Kabupaten Gowa, Pemerintah Desa Bissoloro, orang tua dan wali santri, serta masyarakat setempat.
Rangkaian acara diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ipmawati Nurhikma, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Muhammadiyah.
Agenda berikutnya diisi ucapan selamat datang dan penyerahan wakaf sumur oleh Ketua PCM Bungaya, H. Syamsuddin, S.Pd., kepada Direktur Ponpes Darul Fallaah, Dr. Dahlan Lama Bawa.
Peserta kemudian menyaksikan video dokumenter perjalanan 20 tahun Ponpes Darul Fallaah dalam lintasan sejarah serta testimoni rangkaian kegiatan Semarak Milad ke-20.
Rangkaian kegiatan turut diisi pelantikan PCPM Bungaya oleh PDPM Gowa, sebelum dilanjutkan dengan sambutan Direktur Ponpes Darul Fallaah dan Ketua PDM Kabupaten Gowa.
Masjid sebagai Jantung Kehidupan Umat
Dalam materi pengajian, tema tentang masjid menjadi titik utama pembahasan. Masjid dipandang bukan hanya sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga memiliki peran dalam pendidikan, dakwah, pembinaan generasi, silaturahmi, dan pemberdayaan masyarakat.
Tema tersebut memiliki kaitan erat dengan keberadaan Masjid Al-Aqabah Ponpes Darul Fallaah. Masjid di lingkungan pesantren tersebut diharapkan dapat terus berkembang sebagai pusat pembinaan keislaman sekaligus ruang interaksi antara santri dan masyarakat.
Penguatan fungsi masjid juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang memiliki keseimbangan antara pengetahuan, spiritualitas, karakter, dan kepedulian sosial.
Melalui pengajian terpadu ini, PDM Gowa dan Ponpes Darul Fallaah memperkuat ruang kolaborasi dalam bidang dakwah dan pendidikan. Pesantren tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya proses pembelajaran, tetapi juga bagian dari gerakan sosial dan pembinaan umat.
Selain pengajian, kegiatan di Moncong Sipolong dirangkaikan dengan camp, hiburan, serta pembagian sembako kepada anak yatim dan dhuafa.
Rangkaian tersebut menjadi bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya menghadirkan dakwah dalam bentuk yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi momentum bagi keluarga besar Ponpes Darul Fallaah untuk merefleksikan perjalanan dua dekade lembaga dalam menjalankan pendidikan, kaderisasi, dakwah, dan pengabdian.
Memasuki usia 20 tahun, Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro terus memperkuat komitmennya dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, memiliki keterampilan, dan berjiwa kepemimpinan.
Semangat tersebut menjadi bagian dari tema Milad ke-20, “20 Tahun Pengabdian dan Perjuangan untuk Islam, Umat, dan Bangsa.”
Melalui sinergi dengan Muhammadiyah dan masyarakat, Ponpes Darul Fallaah meneguhkan langkah untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan Islam yang unggul dan mandiri.
Humas DF

0 Komentar