Tiba di Lewoleba, Rombongan Darul Fallaah Saksikan Karnaval Budaya Lamaholot 2026

 

Lewoleba, Lembata – Setelah menempuh pelayaran dari Makassar menuju Flores menggunakan KM Lambelu dan melanjutkan perjalanan laut dari Larantuka ke Lewoleba, rombongan Kunjungan Muhibah dan Studi Budaya Lintas Flores 2026 Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro tiba di Kabupaten Lembata pada Rabu (1/7/2026). Kedatangan rombongan bertepatan dengan pelaksanaan Karnaval Budaya Lamaholot 2026, salah satu agenda budaya terbesar di Kabupaten Lembata yang menjadi pembuka rangkaian studi budaya peserta.

Sekitar pukul 15.00 WITA, rombongan melakukan check-in di Hotel Olympic sebelum menuju pusat kegiatan untuk menyaksikan Karnaval Budaya Lamaholot 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai kontingen budaya dari sejumlah wilayah penutur bahasa Lamaholot yang menampilkan kekayaan tradisi, seni pertunjukan, musik tradisional, busana adat, serta ragam ekspresi budaya yang diwariskan secara turun-temurun.


Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., menyampaikan bahwa kehadiran rombongan dalam Karnaval Budaya Lamaholot merupakan bagian dari proses pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan nilai-nilai pendidikan, dakwah, dan pelestarian budaya.


"Pesantren tidak hanya mendidik santri memahami ilmu-ilmu keislaman, tetapi juga membangun penghargaan terhadap khazanah budaya Nusantara. Melalui Karnaval Budaya Lamaholot, para santri dapat belajar tentang nilai persatuan, gotong royong, penghormatan kepada tradisi, serta kearifan lokal yang menjadi identitas masyarakat Flores Timur dan Lembata," ujar Dr. Dahlan.


Di arena pameran, peserta berkesempatan mengenal lebih dekat kekayaan budaya Lamaholot melalui pameran tenun ikat, kerajinan tradisional, kuliner khas, produk ekonomi kreatif, serta berbagai informasi mengenai sejarah, adat istiadat, dan potensi pariwisata Kabupaten Lembata. Interaksi langsung dengan para pelaku budaya dan masyarakat setempat menjadi pengalaman berharga yang memperkaya wawasan peserta mengenai keberagaman budaya Indonesia.


Rangkaian kegiatan hari pertama di Lembata ditutup dengan kembali ke Hotel Olympic untuk beristirahat sebagai persiapan mengikuti agenda kunjungan muhibah, kirab budaya, sosialisasi pendidikan, dan studi sejarah Islam Nusantara di wilayah Kedang pada hari berikutnya.

Lebih baru Lebih lama