Laut Flores – Perjalanan menuju Pulau Flores menggunakan KM Lambelu dimanfaatkan secara produktif oleh rombongan Kunjungan Muhibah dan Studi Budaya Lintas Flores 2026 Pondok Pesantren Darul Fallaah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Bissoloro. Di tengah pelayaran, Selasa (30/6/2026), seluruh peserta melanjutkan pembahasan Rapat Komisi Rapat Kerja (RAKER) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai bagian dari upaya menyempurnakan program strategis pengembangan pesantren.
Rapat komisi merupakan kelanjutan dari RAKER yang telah dilaksanakan sebelum keberangkatan rombongan. Momentum pelayaran dimanfaatkan untuk mengoptimalkan waktu dengan melakukan pembahasan lebih mendalam terhadap berbagai program prioritas yang akan menjadi arah kebijakan Pondok Pesantren Darul Fallaah pada Tahun Ajaran 2026/2027.
Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan muhibah tidak hanya berorientasi pada dakwah dan studi budaya, tetapi juga menjadi ruang produktif untuk menyelesaikan agenda-agenda kelembagaan yang telah direncanakan sebelumnya.
"Perjalanan ini kami jadikan sebagai bagian dari proses pembelajaran dan penguatan tata kelola pesantren. Setiap momentum harus memberikan nilai tambah. Karena itu, pembahasan Rapat Kerja tetap dilanjutkan agar seluruh program yang telah dirancang dapat disempurnakan sebelum ditetapkan menjadi program resmi pesantren," ujarnya.
Dalam rapat komisi, peserta melakukan pembahasan terhadap berbagai program strategis yang meliputi penguatan mutu pendidikan, pengembangan kurikulum kepesantrenan, pembinaan karakter dan kepemimpinan santri, peningkatan kualitas tahfiz dan pembinaan keagamaan, penguatan organisasi santri, pengembangan sarana dan prasarana, pemberdayaan unit-unit usaha pesantren, perluasan jejaring kemitraan, serta peningkatan tata kelola administrasi dan keuangan yang lebih profesional, efektif, dan akuntabel.
Setiap komisi juga melakukan evaluasi terhadap capaian program tahun sebelumnya, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta merumuskan berbagai rekomendasi inovatif sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan pembinaan santri pada tahun ajaran mendatang.
Hasil pembahasan dari masing-masing komisi kemudian dipresentasikan dalam sidang pleno sebagai forum penyelarasan dan penyempurnaan rumusan program kerja. Sidang pleno ini menjadi ruang musyawarah untuk menghimpun berbagai masukan sebelum hasil Rapat Kerja ditetapkan secara resmi.
Dr. Dahlan Lama Bawa menegaskan bahwa seluruh keputusan Rapat Kerja tidak langsung disahkan selama pelayaran. Menurutnya, forum di atas kapal difokuskan pada pembahasan dan penyempurnaan substansi program, sedangkan pengesahan keputusan akan dilaksanakan pada agenda berikutnya.
"Insya Allah, hasil pembahasan seluruh komisi akan disahkan melalui pembacaan Berita Acara Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027 pada rangkaian kegiatan di kawasan Danau Kelimutu. Hal ini menjadi simbol komitmen bersama untuk mengimplementasikan seluruh program yang telah disepakati demi kemajuan Pondok Pesantren Darul Fallaah," jelasnya.
Di sela-sela rapat, rombongan juga tetap melaksanakan berbagai kegiatan pembinaan, seperti salat berjamaah, tadarus Al-Qur'an, diskusi ilmiah, dan penguatan ukhuwah antarpeserta. Suasana kebersamaan selama pelayaran menjadi bagian dari proses pendidikan yang menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, musyawarah, dan semangat kolaborasi.
Rangkaian pembahasan Rapat Komisi RAKER di atas KM Lambelu menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Darul Fallaah terus membangun budaya organisasi yang produktif, adaptif, dan berorientasi pada peningkatan mutu. Melalui perpaduan antara kegiatan kelembagaan, dakwah, dan studi budaya, kunjungan muhibah ini diharapkan mampu melahirkan berbagai gagasan strategis yang memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan, kaderisasi, dan pengabdian kepada umat serta bangsa.
