Kultum Subuh, Nurul Fauziyah Ajak Santri Perhatikan Adab kepada Guru


Nurul Fauziyah, santri kelas XII Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, saat menyampaikan kultum ba’da Subuh bertema “Adab Santri kepada Guru”, Jumat (2/10/2026).

GOWA — Santri kelas XII Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Nurul Fauziyah, menyampaikan kultum ba’da Subuh dengan mengangkat tema “Adab Santri kepada Guru”, Jumat (2/10/2026).

Dalam kultumnya, Nurul mengajak para santri untuk memahami bahwa hubungan antara santri dan guru tidak hanya sebatas proses belajar-mengajar. Adab dan sikap hormat kepada guru menjadi bagian penting dalam perjalanan seorang santri menuntut ilmu.

Pesan tersebut menjadi pengingat agar santri senantiasa menjaga sikap ketika berinteraksi dengan guru, mendengarkan nasihat, menghargai ilmu yang disampaikan, serta menunjukkan kesungguhan dalam belajar.

Bagi seorang santri, ilmu tidak hanya diperoleh melalui materi pembelajaran, tetapi juga melalui keteladanan, kedisiplinan, dan penghormatan kepada orang-orang yang membimbingnya.

Aktif di IPM dan Hafal 10 Juz

Nurul Fauziyah merupakan santri kelas XII Darul Fallaah. Ia berasal dari Rannaloe dan merupakan putri dari H. Burhan, S.Pd. dan St. Subaedah, yang tercatat bekerja sebagai BPD (Badan Permusyawaratan Desa).

Di lingkungan pesantren, Nurul aktif dalam kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Ia juga memiliki prestasi dalam bidang Al-Qur’an sebagai hafiz 10 juz.

Keterlibatan dalam organisasi dan capaian hafalan tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan santri yang tidak hanya diarahkan pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan keagamaan, kepemimpinan, dan karakter.

Melalui kultum ba’da Subuh, Nurul mendapat kesempatan untuk menyampaikan gagasan sekaligus belajar berbicara di hadapan jamaah. Kegiatan seperti ini menjadi bagian dari pembiasaan santri untuk berani menyampaikan pesan-pesan keislaman dalam kehidupan sehari-hari.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar