![]() |
| Santri Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro mengikuti Halaqah Al-Qur’an setelah salat Subuh, Ahad (25/10/2026). |
BISSOLORO, GOWA — Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro kembali menguatkan pembiasaan belajar Al-Qur’an melalui kegiatan Halaqah Al-Qur’an setelah salat Subuh, Ahad (25/10/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan keagamaan santri yang mengintegrasikan ibadah dengan proses belajar. Waktu setelah salat Subuh dimanfaatkan untuk membangun kedekatan santri dengan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan kebiasaan belajar yang teratur.
Membiasakan Santri Dekat dengan Al-Qur’an
Halaqah Al-Qur’an merupakan ruang pembelajaran yang menempatkan Al-Qur’an sebagai bagian dari rutinitas harian santri. Melalui pembiasaan ini, santri diarahkan untuk menjadikan kegiatan membaca dan mempelajari Al-Qur’an sebagai kebutuhan, bukan sekadar aktivitas yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu.
Pembiasaan tersebut juga melatih kedisiplinan, kesungguhan, dan konsistensi dalam belajar. Nilai-nilai ini penting dalam pendidikan pesantren karena pembentukan karakter berlangsung melalui praktik sehari-hari yang dilakukan secara berulang.
Menghubungkan Ibadah dan Pendidikan Karakter
Pelaksanaan halaqah setelah salat Subuh memperlihatkan keterkaitan antara ibadah dan pendidikan. Kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan kewajiban spiritual, tetapi juga ruang untuk membangun kebiasaan positif dan tanggung jawab terhadap proses belajar.
Bagi santri, konsistensi mengikuti halaqah menjadi salah satu bentuk latihan menjaga komitmen. Proses tersebut diharapkan mendukung tumbuhnya kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk pribadi yang disiplin dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan rutin ini, Darul Fallaah terus menempatkan pembelajaran Al-Qur’an sebagai bagian penting dari pembinaan santri, sejalan dengan tujuan pendidikan pesantren dalam mengembangkan pengetahuan, spiritualitas, dan karakter.
#HUMASDF

0 Komentar