Budaya BAIS Menguatkan Kepedulian Santri terhadap Lingkungan


Santri Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro melaksanakan Budaya BAIS, Ahad (4/10/2026).

GOWA — Santri Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro kembali menjalankan Budaya BAIS pada Ahad (4/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembiasaan santri dalam menjaga kebersihan dan kondisi lingkungan pesantren.

BAIS merupakan singkatan dari Bersih, Asri, Indah, dan Sehat. Program ini telah menjadi bagian dari pembinaan kehidupan santri di Darul Fallaah. Dalam profil pembinaan pesantren, budaya BAIS ditempatkan sebagai salah satu bentuk pembiasaan bersama selain The Nine Golden Habits dan berbagai kegiatan pendidikan lainnya. 

Melalui kegiatan tersebut, santri terlibat dalam menjaga lingkungan yang menjadi ruang belajar dan tempat tinggal mereka. Kebersihan tidak hanya menjadi tanggung jawab petugas, tetapi dibangun melalui keterlibatan langsung santri dalam aktivitas sehari-hari.

Budaya BAIS juga berkaitan dengan pembentukan kebiasaan. Lingkungan yang bersih, tertata, dan nyaman mendukung suasana kehidupan pesantren, sekaligus melatih santri untuk memiliki kepedulian terhadap fasilitas dan lingkungan bersama.

Program BAIS Darul Fallaah bahkan telah didokumentasikan sebagai inovasi program kesehatan masyarakat dengan nama “Budaya BAIS (Bersih, Asri, Indah, dan Sehat)” dari Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro. 

Dengan pelaksanaan yang dilakukan secara rutin, Budaya BAIS menjadi bagian dari keseharian santri Darul Fallaah. Kebiasaan tersebut diarahkan agar kepedulian terhadap kebersihan tidak berhenti pada kegiatan bersama, tetapi tumbuh menjadi tanggung jawab pribadi dalam kehidupan sehari-hari.

#HumasDF

Posting Komentar

0 Komentar