Tokoh Muhammadiyah Wakaf Tanah untuk Tambah Titik Sumur Darul Fallaah

Kawasan pengembangan itu nantinya akan dikenal dengan nama "Segi Tiga Sumur Zam-Zam"

Bissoloro – Komitmen terhadap pengembangan sarana pendidikan di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar kembali ditunjukkan oleh tokoh Muhammadiyah sekaligus Wakil Direktur II Pondok Pesantren Darul Fallaah, H. Samsuddin, S.Pd. Melalui wakaf tanah seluas 5 x 5 meter, ia menghibahkan lahannya untuk pengembangan sumber air bersih di lingkungan pesantren.

Wakaf tersebut akan dimanfaatkan sebagai penambahan titik sumur pada kawasan sumber air pesantren, meliputi sumur tua yang berada di dekat kediamannya dan perluasan kawasan Sumur Zam-Zam di samping lapangan Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro. Kawasan pengembangan itu nantinya akan dikenal dengan nama "Segi Tiga Sumur Zam-Zam."

Ini merupakan wakaf tanah untuk ketiga kalinya yang dilakukan H. Samsuddin kepada Pondok Pesantren Darul Fallaah. Menurutnya, penyediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus terus diperkuat seiring meningkatnya jumlah santri dan aktivitas pendidikan di pesantren.

"Saya mewakafkan tanah ini agar dapat dimanfaatkan untuk penambahan titik sumur dan pengembangan sumber air pesantren. Semoga menjadi amal jariyah yang terus mengalir manfaatnya bagi santri, guru, dan seluruh warga pesantren," ujar H. Samsuddin.

Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., mengapresiasi kepedulian H. Samsuddin yang secara konsisten memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan pesantren.

Menurutnya, wakaf tersebut memiliki nilai strategis karena menyangkut kebutuhan dasar yang menopang seluruh aktivitas pendidikan di lingkungan pondok.

"Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan pesantren. Wakaf yang diberikan H. Samsuddin bukan hanya memperluas aset lembaga, tetapi juga memperkuat pelayanan dasar bagi santri. Insyaallah, manfaatnya akan dirasakan oleh generasi-generasi yang akan datang," kata Dr. Dahlan.

Pengembangan Segi Tiga Sumur Zam-Zam dirancang sebagai kawasan terpadu penyediaan air bersih yang menghubungkan sumur tua dan Sumur Zam-Zam melalui penambahan titik sumur baru. 

Selain meningkatkan kapasitas pasokan air, kawasan ini juga menjadi bagian dari pengembangan infrastruktur Pondok Pesantren Darul Fallaah yang berorientasi pada keberlanjutan.

Pihak pesantren berharap semangat wakaf yang dicontohkan H. Samsuddin dapat menginspirasi alumni, orang tua santri, warga Muhammadiyah, dan masyarakat luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan fasilitas pendidikan. 

Melalui budaya filantropi Islam, Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar terus memperkuat sarana pendukung pendidikan demi mewujudkan visi lembaga, "Menuju Unggul dan Mandiri."

Humas DF

Lebih baru Lebih lama