![]() |
| Puluhan Santri Ikuti Pembukaan PKDTM I di Ponpes Darul Fallaah |
Bissoloro – Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro resmi membuka Pelatihan Kader Dasar Taruna Melati I (PKDTM I) yang diselenggarakan oleh Pimpinan Ranting Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PR IPM) pada Rabu (22/7/2026) sore di Aula Ambo Asse. Kegiatan kaderisasi yang berlangsung selama 22–26 Juli 2026 ini menjadi ikhtiar strategis dalam menyiapkan kader pelajar Muhammadiyah yang berkarakter, berintegritas, memiliki kapasitas kepemimpinan, serta mampu menjawab tantangan zaman.
Prosesi pembukaan berlangsung khidmat diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars Muhammadiyah, dan Mars Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM). Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, Ipmawan Ricky Alviyansah, yang menyampaikan bahwa PKDTM I merupakan jenjang kaderisasi formal IPM untuk membentuk kader yang memahami nilai-nilai keislaman, kemuhammadiyahan, kepemimpinan, serta tanggung jawab sosial sebagai pelajar Muhammadiyah.
Pembukaan PKDTM I di Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro dihadiri oleh Wakil Direktur III Muh. Khairun, S.Pd.I., Pembina IPM Nurhasni, S.Pd., Kabid Kader Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Gowa Siti Rahmayanti D., S.Pd., Ketua Umum Pimpinan Cabang IPM, jajaran Pimpinan Ranting IPM, panitia pelaksana, serta seluruh peserta PKDTM I.
Dalam sambutannya, Pembina IPM Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Nurhasni, S.Pd., menegaskan bahwa kaderisasi merupakan fondasi utama keberlangsungan organisasi. Menurutnya, proses pengkaderan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga membentuk karakter kader yang memiliki militansi, kedisiplinan, tanggung jawab, serta komitmen dalam mengembangkan gerakan pelajar Muhammadiyah.
Sementara itu, Kabid Kader Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Gowa, Siti Rahmayanti D., S.Pd., mengajak seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan penuh kesungguhan. Ia menegaskan bahwa PKDTM I bukan sekadar agenda seremonial, melainkan proses pembentukan kader yang dipersiapkan menjadi pelopor, pelangsung, dan penyempurna perjuangan Muhammadiyah.
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan juga disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Cabang IPM. Ia berharap seluruh peserta mampu menginternalisasi nilai-nilai IPM dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan pesantren maupun di tengah masyarakat.
Secara resmi, PKDTM I dibuka oleh Wakil Direktur III Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Muh. Khairun, S.Pd.I. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa kaderisasi merupakan investasi jangka panjang bagi masa depan Muhammadiyah. Oleh karena itu, peserta diharapkan mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan disiplin, semangat belajar, dan kesungguhan agar lahir kader-kader yang unggul, berakhlak, dan siap mengemban amanah kepemimpinan.
Selama pelaksanaan 22–26 Juli 2026, peserta akan mengikuti berbagai agenda kaderisasi yang meliputi penguatan ideologi Muhammadiyah, kepemimpinan, keorganisasian, wawasan keislaman, diskusi, dinamika kelompok, hingga praktik kepemimpinan. Melalui kegiatan ini, Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tradisi kaderisasi yang berkelanjutan sebagai bagian dari ikhtiar melahirkan generasi pelajar Muhammadiyah yang unggul, mandiri, dan siap menjadi pemimpin berkemajuan.
Humas Df
