BERI KULIAH TAMU DI UNIMOF, DEKAN FAI UNISMUH TEKANKAN SINERGI KEILMUAN DAN DAKWAH MUHAMMADIYAH

Maumere – Rangkaian Kunjungan Muhibah dan Studi Budaya Lintas Flores 2026 Pondok Pesantren Darul Fallaah Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar di Bissoloro terus berlanjut. Salah satu agenda akademik yang menjadi perhatian adalah Kuliah Tamu yang disampaikan oleh Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Makassar, Dr. Amirah Mawardi, S.Ag., M.Si., di Universitas Muhammadiyah Maumere (UNIMOF), Senin (6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di aula utama UNIMOF tersebut menjadi ruang silaturahim akademik sekaligus forum pertukaran gagasan antara sivitas akademika dua perguruan tinggi Muhammadiyah. Hadir dalam kegiatan tersebut Deputi Rektor UNIMOF, Drs. Daniel Fernandez, M.Si., yang sekaligus mewakili pimpinan universitas untuk membuka kegiatan, Wakil Rektor III UNIMOF, jajaran dosen, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Sikka, rombongan Kunjungan Muhibah dan Studi Budaya Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar, serta mahasiswa UNIMOF.

Acara diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Drs. Daniel Fernandez, M.Si. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan akademik yang dinilai menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan kelembagaan antar-Amal Usaha Muhammadiyah di kawasan Indonesia Timur.

"Kami menyampaikan selamat datang kepada rombongan Pondok Pesantren Darul Fallaah dan Universitas Muhammadiyah Makassar. Kehadiran Bapak dan Ibu di UNIMOF merupakan kehormatan sekaligus kesempatan berharga untuk memperkuat kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pengembangan dakwah Muhammadiyah. Semoga silaturahim ini melahirkan kerja sama yang semakin produktif di masa mendatang," ungkapnya.

Kuliah tamu dipandu oleh Abdul Gadri Jihad, S.Sos., M.Pd., yang bertindak sebagai moderator. Dengan gaya dialogis, moderator mengarahkan jalannya diskusi sehingga peserta dapat mengikuti materi secara interaktif dan memperoleh ruang untuk bertanya serta berdiskusi langsung dengan narasumber.

Dalam pemaparannya, Dr. Amirah Mawardi, S.Ag., M.Si. mengangkat tema mengenai transformasi pendidikan Islam dalam membangun generasi unggul, berkarakter, dan berkemajuan di era global. Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab strategis dalam melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral, kepemimpinan, serta kepedulian sosial.

Menurutnya, pendidikan tinggi Muhammadiyah harus mampu mengintegrasikan nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kebutuhan masyarakat. Perguruan tinggi dituntut menjadi pusat pengembangan ilmu sekaligus pusat pembinaan karakter yang melahirkan kader-kader umat dan bangsa.

"Perguruan tinggi Muhammadiyah tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga bertanggung jawab membentuk insan yang berakhlak mulia, berpikir kritis, adaptif terhadap perubahan, serta memiliki komitmen untuk mengabdi kepada masyarakat. Nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan harus menjadi fondasi dalam setiap proses pendidikan," jelas Dr. Amirah Mawardi.

Ia juga menekankan pentingnya membangun budaya literasi, riset, inovasi, dan kolaborasi sebagai modal utama menghadapi tantangan Revolusi Industri 5.0 dan era transformasi digital. Menurutnya, mahasiswa perlu terus mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativitas tanpa meninggalkan nilai-nilai spiritual dan etika.

Sesi diskusi berlangsung dinamis. Mahasiswa UNIMOF mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pengembangan pendidikan Islam, peluang studi lanjut di Universitas Muhammadiyah Makassar, penguatan moderasi beragama, hingga strategi membangun karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi.

Moderator, Abdul Gadri Jihad, S.Sos., M.Pd., menutup sesi diskusi dengan menyimpulkan berbagai gagasan yang berkembang selama kuliah tamu. Ia berharap forum ilmiah tersebut menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara Universitas Muhammadiyah Makassar dan Universitas Muhammadiyah Maumere dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan kuliah tamu ini merupakan salah satu agenda penting dalam rangkaian Kunjungan Muhibah dan Studi Budaya Lintas Flores 2026. Melalui forum akademik tersebut, Pondok Pesantren Darul Fallaah dan Universitas Muhammadiyah Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk memperkuat jaringan pendidikan tinggi Muhammadiyah, memperluas dakwah intelektual, serta membangun sinergi antarlembaga pendidikan dalam mencetak generasi Islam yang unggul, berkemajuan, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Lebih baru Lebih lama