Darul Fallaah Utus Santri Ikuti Daurah Tahfiz Al-Qur'an LP2M PWM Sulsel, Perkuat Ikhtiar Melahirkan Generasi Qur'ani

Bissoloro – Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem pendidikan Al-Qur'an dengan mengutus satu orang santri untuk mengikuti Daurah Tahfiz Al-Qur'an dan Bahasa Arab Angkatan IV yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren Muhammadiyah (LP2M) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Selatan.

Kegiatan yang dipusatkan di Pesantren Babul Ilmi, Malino, secara resmi dibuka pada Sabtu, 20 Juni 2026 dan akan berlangsung selama dua bulan, yakni 20 Juni hingga 20 Agustus 2026.

Santri yang mendapatkan amanah untuk mengikuti program tersebut adalah Aqil Rahmatullah, putra dari Abdul Malik Dg. Ruppa, yang berasal dari Biboro, Desa Batumalonro, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa.

Keikutsertaan Aqil Rahmatullah merupakan bagian dari upaya Pondok Pesantren Darul Fallaah dalam memberikan ruang pengembangan diri kepada santri untuk memperdalam hafalan Al-Qur'an melalui program pembinaan yang lebih intensif dan terfokus.

Program daurah ini secara khusus menitikberatkan pada penguatan tahfiz Al-Qur'an melalui sistem pembelajaran yang disiplin, terstruktur, dan berkesinambungan. Para peserta akan didampingi dalam proses penambahan hafalan, penguatan murojaah, penyempurnaan bacaan (tahsin), serta pembentukan karakter Qur'ani yang menjadi fondasi utama dalam kehidupan santri. Melalui pembinaan tersebut, diharapkan lahir generasi penghafal Al-Qur'an yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia, semangat dakwah, dan kepedulian terhadap umat.

Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag., menyampaikan bahwa partisipasi santri dalam program tersebut merupakan investasi pendidikan jangka panjang yang sangat strategis bagi penguatan kualitas sumber daya manusia pesantren.

“Keikutsertaan santri Darul Fallaah dalam program ini merupakan bagian dari ikhtiar besar pesantren dalam melahirkan kader umat yang unggul dan berwawasan luas. Kami ingin membangun tradisi keilmuan yang kuat dengan menjadikan Al-Qur'an sebagai pusat peradaban pendidikan. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti daurah nantinya diharapkan dapat ditransformasikan kembali di lingkungan Darul Fallaah agar budaya tahfiz semakin berkembang dan menginspirasi santri lainnya,” ungkapnya.

Sementara itu, K.M. Muh. Salim selaku Pembina Tahfiz Pondok Pesantren Darul Fallaah menuturkan bahwa program ini merupakan kesempatan yang sangat berharga bagi santri untuk meningkatkan kualitas hafalan dan kedisiplinan dalam berinteraksi dengan Al-Qur'an.

“Daurah ini bukan hanya tentang menambah hafalan, tetapi juga membentuk mentalitas seorang penghafal Al-Qur'an. Santri akan dilatih untuk menjaga konsistensi, membangun kedisiplinan, dan menjadikan Al-Qur'an sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Kami berharap Aqil dapat menyerap seluruh pengalaman yang diperoleh dan kelak menjadi inspirasi bagi santri lainnya di Darul Fallaah,” jelasnya.

Dukungan penuh juga datang dari orang tua santri, Abdul Malik Dg. Ruppa, yang mengaku bersyukur dan bangga atas kesempatan yang diberikan kepada putranya.

“Sebagai orang tua, kami sangat bersyukur karena anak kami diberikan kesempatan untuk mengikuti program pembinaan Al-Qur'an yang lebih intensif. Kami percaya bahwa investasi terbaik bukanlah harta, melainkan pendidikan dan kedekatan anak dengan Al-Qur'an. Semoga ilmu yang diperoleh menjadi bekal bagi masa depannya dan membawa keberkahan bagi keluarga,” tuturnya.

Keikutsertaan Aqil Rahmatullah dalam program ini sekaligus menegaskan komitmen Pondok Pesantren Darul Fallaah untuk terus mendorong santri mengikuti berbagai program pengembangan diri, baik di tingkat lokal, regional, nasional, maupun internasional.

Dengan semangat hadis Nabi Muhammad saw., “Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari Al-Qur'an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari), Darul Fallaah terus berikhtiar melahirkan generasi Qur'ani yang berakhlak mulia, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang membawa manfaat bagi umat, bangsa, dan peradaban.

Humas Darul Fallaah Unismuh Makassar

Lebih baru Lebih lama