Dua Tim Persada Tampil Penuh Semangat di Darul Fallaah Cup I, Jadi Sorotan Turnamen Hardiknas 2026

Bissoloro, Gowa — Dua tim kebanggaan Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, yakni PERSADA DF dan PERSADA FC B, tampil penuh semangat dalam laga perdana Darul Fallaah Cup I 2026 yang digelar pada Ahad (3/5/2026). Kehadiran kedua tim tuan rumah tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam turnamen yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 sekaligus menjadi bagian dari strategi pembinaan bakat, penguatan karakter, kesehatan fisik dan mental generasi muda, serta promosi Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Darul Fallaah.

Pada pertandingan pembuka, PERSADA DF berhasil menunjukkan performa yang cukup impresif setelah menahan imbang SMP Buakkang dengan skor 1-1. Pertandingan berlangsung sengit dengan tempo permainan yang kompetitif, di mana kedua tim saling menampilkan strategi permainan terbaik mereka. Hasil imbang ini menunjukkan bahwa PERSADA DF memiliki kesiapan teknis, mental bertanding, dan semangat sportivitas yang kuat dalam menghadapi persaingan turnamen tingkat pelajar tersebut. Sementara itu, PERSADA FC B harus menghadapi tantangan berat setelah berhadapan dengan SMP IT Yohana Four Dalle dan menelan kekalahan dengan skor 0-3. Meski belum berhasil meraih kemenangan, PERSADA FC B tetap menunjukkan semangat juang tinggi, kedisiplinan, dan sportivitas sepanjang pertandingan, yang mencerminkan pembinaan karakter khas Pondok Pesantren Darul Fallaah.

Ketua Panitia Darul Fallaah Cup I, Muhammad Asbar, S.Pd., menjelaskan bahwa turnamen ini dirancang tidak sekadar menjadi ajang kompetisi biasa, melainkan sebagai wadah pembinaan generasi muda secara komprehensif. Menurutnya, Darul Fallaah Cup I bertujuan untuk mengasah keterampilan peserta sesuai bidang lomba, menyehatkan fisik dan mental pelajar, serta menjadi momentum produktif dalam memperingati Hardiknas 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi media strategis untuk memperkenalkan sistem pendidikan Pondok Pesantren Darul Fallaah kepada masyarakat luas. Muhammad Asbar menambahkan bahwa melalui kegiatan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga belajar tentang sportivitas, kepercayaan diri, kedisiplinan, dan semangat kompetitif yang sehat.

Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar, Dr. Dahlan Lamabawa, M.Ag., turut menegaskan bahwa pendidikan yang ideal harus mampu membangun manusia secara utuh, bukan hanya dari aspek akademik semata, tetapi juga melalui penguatan spiritual, karakter, mental, dan kesehatan jasmani. Menurutnya, Darul Fallaah Cup I merupakan implementasi nyata dari konsep pendidikan berbasis The Nine Golden Habits, yakni sembilan pembiasaan utama yang menjadi identitas Pondok Pesantren Darul Fallaah dalam membentuk santri unggul, disiplin, berprestasi, dan siap menjadi pemimpin masa depan.

Turnamen ini memperebutkan Piala Bergilir Darul Fallaah Cup yang dirancang menjadi agenda tahunan pesantren. Selain sebagai simbol prestasi, kompetisi ini juga menjadi sarana branding pendidikan pesantren modern yang mampu mengintegrasikan pembelajaran formal, olahraga, seni, spiritualitas, dan kepemimpinan dalam satu sistem pembinaan terpadu. Darul Fallaah Cup I menjadi bukti bahwa pesantren modern tidak hanya berfokus pada pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga serius menghadirkan ruang aktualisasi bakat dan pengembangan diri bagi generasi muda.

Melalui partisipasi aktif dua tim Persada, Pondok Pesantren Darul Fallaah kembali menunjukkan komitmennya dalam melahirkan generasi yang unggul secara intelektual, kuat secara spiritual, sehat secara fisik, matang secara mental, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Turnamen ini sekaligus menegaskan posisi Darul Fallaah sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang progresif, kompetitif, dan konsisten membangun peradaban melalui pendidikan berbasis karakter.

Lebih baru Lebih lama