Bissoloro, Gowa — Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro resmi membuka pelaksanaan Darul Fallaah Cup I 2026 sebagai ajang bergengsi yang menjadi panggung prestasi bagi pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kabupaten Gowa. Turnamen yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 ini menjadi momentum penting dalam pembinaan generasi muda melalui olahraga, seni, dan penguatan karakter berbasis pendidikan pesantren modern.
Kegiatan yang berlangsung sejak Ahad (3/5/2026) tersebut menghadirkan berbagai cabang perlombaan, mulai dari sepak bola mini, sepak takraw, seni tari, baca puisi, tahfidz Juz 30, hingga adzan. Seluruh rangkaian lomba dirancang untuk memberikan ruang aktualisasi bakat, meningkatkan kesehatan fisik dan mental peserta, sekaligus membangun sportivitas serta kepercayaan diri pelajar.
Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar, Dr. Dahlan Lamabawa, M.Ag., menegaskan bahwa Darul Fallaah Cup I bukan hanya sekadar turnamen kompetitif, melainkan bagian dari strategi pendidikan dalam membangun generasi unggul yang seimbang antara prestasi akademik, spiritualitas, keterampilan, dan karakter. Menurutnya, pendidikan masa depan membutuhkan pembinaan menyeluruh yang tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pembentukan mental, kesehatan jasmani, dan kepemimpinan.
Ketua Panitia Darul Fallaah Cup I, Muhammad Asbar, S.Pd., menjelaskan bahwa turnamen ini akan menjadi agenda tahunan dengan sistem perebutan Piala Bergilir Darul Fallaah Cup. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana strategis untuk mengasah skill peserta sesuai bidang lomba, menyehatkan fisik dan mental generasi muda, serta menjadi media promosi Penerimaan Santri Baru Pondok Pesantren Darul Fallaah.
Hari pertama pertandingan langsung menghadirkan persaingan menarik antar sekolah peserta. Dalam cabang sepak bola mini, SDI Pattallikang berhasil mengalahkan SDN Bissoloro dengan skor 2-1. SDI Malonjo tampil dominan dengan kemenangan telak 9-0 atas SDI Parangkantisang, sementara PERSADA DF bermain imbang 1-1 melawan SMP Buakkang. Di pertandingan lainnya, SMP IT Yohana Four Dalle berhasil menundukkan PERSADA FC B dengan skor 3-0.
Selain pertandingan olahraga, cabang seni dan keagamaan juga menjadi sorotan penting dalam turnamen ini. Penampilan peserta pada lomba tari, puisi, tahfidz, dan adzan dinilai berdasarkan kualitas teknik, kreativitas, penguasaan materi, serta adab Islami yang menjadi ciri khas pembinaan Darul Fallaah.
Darul Fallaah Cup I juga menjadi representasi kuat branding pendidikan Pondok Pesantren Darul Fallaah melalui implementasi The Nine Golden Habits, yakni konsep pembinaan karakter yang menitikberatkan pada ibadah, adab, literasi, organisasi, kedisiplinan, dan pola pikir positif. Melalui turnamen ini, masyarakat luas diperkenalkan pada sistem pendidikan Darul Fallaah yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembangunan peradaban melalui generasi yang unggul secara menyeluruh.
Dengan resmi dimulainya Darul Fallaah Cup I 2026, Pondok Pesantren Darul Fallaah menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang progresif dan adaptif dalam membangun masa depan generasi muda. Ajang tahunan ini diharapkan terus menjadi wadah prestasi, pembinaan, dan inspirasi bagi pelajar Gowa sekaligus memperkuat posisi Darul Fallaah sebagai pusat pendidikan unggulan berbasis karakter, spiritualitas, dan kompetensi.
