Bissoloro, Gowa — Rangkaian kegiatan Darul Fallaah Cup I 2026 resmi ditutup dalam sebuah seremoni khidmat dan meriah yang digelar di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Selasa (5/5/2026). Penutupan ini menjadi puncak dari seluruh rangkaian Pekan Olahraga dan Seni (PORSENI) dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.
Acara dimulai dengan pembukaan oleh MC, Nurhasni, S.Pd., yang memandu jalannya kegiatan dengan tertib dan penuh semangat. Selanjutnya, suasana menjadi khusyuk dengan pembacaan Ayat Kursi oleh santri putri, Muli, yang menambah nuansa religius dalam seremoni penutupan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Mars Darul Fallaah, yang diikuti oleh seluruh peserta dan undangan dengan penuh kebanggaan.
Memasuki inti acara, Ketua Panitia Darul Fallaah Cup I, Muhammad Asbar, S.Pd., menyampaikan sambutan sekaligus membacakan Surat Keputusan Direktur Nomor: VIII/KEP/VI.0/D/2026 tentang pengesahan juara lomba Darul Fallaah Cup I. Dalam keputusan tersebut, ditetapkan bahwa seluruh pemenang lomba ditentukan berdasarkan hasil penilaian dewan juri sesuai mekanisme dan aturan yang telah disepakati, serta juara umum diberikan kepada sekolah dengan perolehan juara pertama terbanyak di seluruh cabang lomba.
Berdasarkan hasil keputusan tersebut, SMP IT Yuhana Four Dalle berhasil meraih Juara Umum dengan perolehan 3 juara pertama dan 2 juara kedua, sekaligus berhak membawa pulang Piala Bergilir Darul Fallaah Cup I 2026.
Adapun hasil lengkap lomba yang diumumkan meliputi berbagai cabang, di antaranya sepak bola mini, sepak takraw, tari, puisi, hafalan Juz 30, dan adzan, baik tingkat SD maupun SMP. Pada cabang sepak bola mini tingkat SMP, SMP Darul Fallaah (A) berhasil meraih juara pertama, disusul SMP IT Yuhana Four Dalle di posisi kedua, dan SMP Muhammadiyah Buakkang di posisi ketiga. Sementara di tingkat SD, SD Inpres Pattallikang keluar sebagai juara pertama.
Pada cabang sepak takraw tingkat SMP, juara pertama diraih oleh SMP IT Yuhana Four Dalle, sedangkan tingkat SD dimenangkan oleh SD Inpres Malonjo. Cabang seni tari juga berlangsung kompetitif dengan juara pertama tingkat SMP diraih oleh MTs. Guppi Rannaloe dan tingkat SD oleh SD Inpres Pattallikang.
Dalam cabang puisi, nama Suci Auliyah Ramadhani dari SMP IT Yuhana Four Dalle keluar sebagai juara pertama tingkat SMP, sementara tingkat SD dimenangkan oleh Narendra Tsakib Ghazali dari SD Inpres Pattallikang. Pada cabang hafalan Juz 30, juara pertama tingkat SMP diraih oleh Auliyah Salsawati Latif, sedangkan tingkat SD dimenangkan oleh Muh. Arif Mappalewa. Sementara pada lomba adzan, juara pertama tingkat SMP diraih oleh Satria Wijaya dari SMP Darul Fallaah, dan tingkat SD kembali dimenangkan oleh Muh. Arif Mappalewa.
Acara penutupan turut diisi dengan penampilan dari cabang seni, yakni pertunjukan tari dan pembacaan puisi yang menambah semarak suasana serta menjadi penutup yang berkesan bagi seluruh peserta.
Dalam sambutannya, perwakilan Kepala Desa Bissoloro, yang mewakili Abd. Rahim, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang dinilai mampu memberikan dampak positif bagi pelajar dan masyarakat. Sementara itu, perwakilan pendamping dari SMP IT Yuhana Four Dalle menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian juara umum yang diraih, serta mengapresiasi profesionalitas panitia dalam menyelenggarakan kegiatan.
Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar, Dr. Dahlan Lama Bawa, S.Ag., M.Ag., dalam sambutan penutupnya sekaligus secara resmi menutup Darul Fallaah Cup I 2026. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pondok dalam membangun generasi unggul melalui pendidikan yang menyeluruh.
“Darul Fallaah Cup bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi ruang pembinaan karakter, penguatan mental, dan pengembangan potensi peserta didik. Inilah bagian dari implementasi pendidikan berbasis nilai dan pembiasaan yang kami bangun di Darul Fallaah,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya Darul Fallaah Cup I 2026, Pondok Pesantren Darul Fallaah kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif menghadirkan ruang prestasi, kreativitas, dan pembinaan karakter bagi generasi muda. Ajang ini direncanakan menjadi agenda tahunan dalam memperebutkan Piala Bergilir sekaligus memperkuat branding pendidikan berbasis pesantren modern di Kabupaten Gowa.