Alumni Darul Fallaah Dikukuhkan sebagai Dai Muhammadiyah, Bukti Nyata Lahirnya Kader Dakwah Muda


Sri Wahyuni, alumni Madrasah Aliyah Darul Fallaah tahun 2022–2025

Gowa — Kabar membanggakan kembali datang dari Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, yang terus menunjukkan eksistensinya sebagai pusat kaderisasi generasi muda Islam. Salah satu alumninya, Sri Wahyuni, resmi dikukuhkan sebagai Dai Muhammadiyah dalam kegiatan Sekolah Tabligh 2 yang diselenggarakan oleh Majelis Tabligh Muhammadiyah Sulawesi Selatan di Pusdamwil.

Sri Wahyuni, alumni Madrasah Aliyah Darul Fallaah tahun 2022–2025, merupakan putri asal Galesong Utara, Kabupaten Takalar. Pengukuhan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan dakwahnya sebagai bagian dari kader muda Muhammadiyah yang siap berkontribusi di tengah masyarakat.

Dalam keterangannya, Sri Wahyuni menegaskan bahwa pengukuhan ini bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Pengukuhan ini bagi saya bukan sekadar seremoni, tetapi sebuah amanah dan titik awal tanggung jawab yang lebih besar. Ini menjadi bukti bahwa setiap proses yang telah dilalui memiliki nilai, sekaligus pengingat untuk terus belajar, berkontribusi, dan menjaga integritas di manapun berada,” ungkapnya.

Selama menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Sri Wahyuni dikenal sebagai sosok aktif dan berprestasi. Ia pernah menjabat sebagai Ketua OSIP Putri tahun 2025, serta mengemban berbagai peran organisasi, di antaranya Ketua Bidang KDI Cabang Tamalate periode 2024–2026 dan Departemen Infokom HIMA AHWAL.

Di bidang akademik dan pengembangan diri, ia juga menorehkan prestasi seperti Best Artikel Ilmiah (LKIM-PENA) dan Duta Pembicara Muda Indonesia Batch 3, yang memperkuat kapasitasnya sebagai kader dakwah muda yang kompeten.

Ia pun mengakui bahwa Darul Fallaah memiliki peran fundamental dalam membentuk karakter dan pola pikirnya.

“Darul Fallaah bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat tumbuh. Di sinilah saya ditempa dalam kedisiplinan, tanggung jawab, serta nilai-nilai keislaman yang menjadi bekal dalam menjalani kehidupan,” tuturnya.

Sebagai alumni, Sri Wahyuni turut memberikan pesan inspiratif kepada para santri yang saat ini sedang menempuh pendidikan di pesantren tersebut.

“Teruslah belajar dengan sungguh-sungguh dan jangan pernah lelah memperbaiki diri. Manfaatkan setiap kesempatan di Darul Fallaah untuk mengembangkan potensi. Proses tidak akan mengkhianati hasil,” pesannya.

Pengukuhan ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga melahirkan kader-kader dakwah yang siap tampil dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Dengan pendekatan pendidikan yang mengintegrasikan ilmu, iman, dan kepemimpinan, Darul Fallaah terus memperkuat posisinya sebagai pesantren yang adaptif, progresif, dan berdaya saing dalam mencetak generasi masa depan.


Lebih baru Lebih lama