Kajian The Nine Golden Habits di Masjid Al-Aqabah Perkuat Implementasi Adab Islami dalam Kehidupan Santri


Kajian Rutin The Nine Golden Habits di Masjid Al-Aqabah Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Rabu (29/7/2026). 

BISSOLORO – Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro kembali menggelar Kajian Rutin The Nine Golden Habits di Masjid Al-Aqabah Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Rabu (29/7/2026). Kegiatan yang diikuti seluruh santri putra dan putri ini menghadirkan Ustadz Alimuddin, S.E. sebagai pemateri dengan fokus pembahasan mengenai implementasi adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.

Kajian tersebut merupakan bagian dari program pembinaan karakter pesantren yang menekankan pentingnya membangun kebiasaan baik (golden habits) sebagai fondasi lahirnya pribadi muslim yang berilmu, berakhlak, dan bertanggung jawab. Melalui pendekatan pembiasaan, santri diarahkan agar nilai-nilai Islam tidak berhenti pada tataran teori, tetapi hadir dalam perilaku sehari-hari.

Dalam pemaparannya, Ustadz Alimuddin menegaskan bahwa adab merupakan identitas seorang santri. Karena itu, pembahasan difokuskan pada empat ruang kehidupan yang paling dekat dengan aktivitas keseharian santri, yaitu adab di masjid, adab di dapur, adab di kantin, dan adab di asrama.

Pada pembahasan adab di masjid, santri diajak untuk memuliakan rumah Allah dengan menjaga kebersihan, ketenangan, kekhusyukan ibadah, serta membiasakan datang lebih awal dan memanfaatkan waktu untuk berzikir maupun membaca Al-Qur'an.

Selanjutnya, pada adab di dapur dan kantin, santri dibimbing untuk membangun budaya antre, menjaga kebersihan, menghargai makanan sebagai nikmat Allah, tidak berlebihan dalam mengambil makanan, serta membiasakan sikap saling menghormati dan melayani sesama.

Sementara itu, dalam kehidupan asrama, santri ditekankan pentingnya menjaga kerapian kamar, kebersihan lingkungan, menghormati teman sekamar, menjaga barang milik bersama, serta membangun budaya saling mengingatkan dalam kebaikan.

Wakil Direktur I Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Supriadi, S.Pd.I., M.Pd.I., menegaskan bahwa The Nine Golden Habits merupakan instrumen pembinaan karakter yang harus diimplementasikan secara nyata dalam seluruh aktivitas santri.

"Pesantren tidak hanya mendidik santri agar cerdas secara akademik dan kuat dalam penguasaan ilmu agama, tetapi juga membentuk karakter melalui pembiasaan. Adab menjadi indikator keberhasilan pendidikan pesantren karena ilmu akan semakin bernilai apabila diiringi akhlak yang mulia," ujarnya.

Senada dengan itu, Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro, Dr. Dahlan Lama Bawa, M.Ag., menekankan bahwa budaya adab merupakan identitas utama seorang santri.

"Visi menuju santri yang unggul dan mandiri harus ditopang oleh karakter yang kuat. Karena itu, seluruh program pembinaan di pesantren diarahkan agar santri memiliki kebiasaan-kebiasaan baik yang lahir dari kesadaran, bukan sekadar karena aturan. Inilah ruh dari The Nine Golden Habits," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Asrama Putra, KM. Muh. Salim, menyampaikan bahwa materi kajian akan terus diperkuat melalui pembiasaan dan pengawasan di lingkungan asrama.

"Asrama adalah laboratorium pendidikan karakter. Apa yang dipelajari dalam kajian akan kami implementasikan melalui kehidupan sehari-hari, mulai dari menjaga kebersihan kamar, disiplin waktu, menghormati teman, hingga membangun tanggung jawab terhadap fasilitas bersama. Dengan demikian, adab menjadi budaya yang hidup, bukan hanya materi yang didengar," jelasnya.

Melalui kajian rutin ini, Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro terus memperkuat ekosistem pendidikan yang mengintegrasikan ilmu, ibadah, dan pembentukan karakter. Diharapkan, setiap santri mampu menjadikan adab sebagai fondasi dalam berpikir, bersikap, dan bertindak sehingga tumbuh menjadi generasi muslim yang berakhlakul karimah, unggul, dan mandiri sesuai dengan visi pesantren.

Humas DF

Lebih baru Lebih lama