PENGAJIAN DARUL FALLAAH BAHAS PRODUKTIVITAS PERTANIAN DALAM PERSPEKTIF ISLAM


Dok. pengajian bulanan Ponpes Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro

Bissoloro, 19 April 2026 — Pondok Pesantren Darul Fallaah Unismuh Makassar di Bissoloro menggelar pengajian bulanan yang dirangkaikan dengan pelantikan Organisasi Santri Intra Pesantren (OSIP), Ahad (19/04/2026), bertempat di Aula Ambo Asse.

Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Dr. Dahlan Lamabawa, M.Ag. selaku Direktur Pondok Pesantren Darul Fallaah dan Nasrullah, CF NLP, S.S., M.M. Pengajian mengangkat tema “Prinsip Produktivitas Pertanian dalam Islam dan Pupuk Organik Paten untuk Ketahanan Pangan.”

Dalam pemaparannya, Dr. Dahlan Lamabawa menegaskan bahwa produktivitas dalam Islam tidak hanya diukur dari hasil, tetapi juga dari nilai keberkahan, etika, dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Ia menjelaskan bahwa sektor pertanian memiliki posisi strategis karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan hidup manusia.

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa prinsip produktivitas dalam Islam mencakup pemanfaatan sumber daya secara optimal, menjaga keseimbangan alam, serta bekerja dengan niat ibadah. Hal ini sejalan dengan penjelasan dalam kitab tafsir yang ia rujuk, yakni Tafsir TRENKAUN, yang menekankan bahwa manusia diperintahkan untuk mengelola bumi secara produktif tanpa merusak, serta menjadikan setiap aktivitas sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.

Menurutnya, ajaran Islam mendorong umat untuk aktif, kreatif, dan produktif dalam kehidupan, termasuk dalam bidang pertanian. “Pertanian bukan sekadar aktivitas ekonomi, tetapi juga bagian dari ibadah jika dilandasi niat yang benar dan cara yang sesuai dengan prinsip syariat,” ujarnya.

Sementara itu, Nasrullah dalam pemaparannya menekankan pentingnya inovasi dalam pertanian, termasuk penggunaan pupuk organik sebagai solusi berkelanjutan. Ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan harus dibangun melalui pendekatan yang ilmiah, ramah lingkungan, dan berorientasi jangka panjang.

Pengajian ini diikuti oleh santri, dewan guru, orang tua, serta masyarakat sekitar yang hadir dengan antusias. Selain memperkuat wawasan keislaman, kegiatan ini juga memberikan pemahaman praktis tentang pentingnya kemandirian dan produktivitas dalam menghadapi tantangan zaman.

Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Darul Fallaah menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek spiritual, tetapi juga pada pengembangan wawasan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Sejalan dengan visi sebagai Sekolah Kader yang Unggul, memiliki Skill and Leadership, pesantren terus berupaya mencetak generasi yang tidak hanya kuat secara keimanan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama, dengan harapan ilmu yang diperoleh dapat diamalkan serta menjadi bekal dalam membangun masa depan yang lebih mandiri dan berdaya.

Dari tafsir, lahir pemahaman. Dari pengajian, tumbuh kesadaran untuk berkarya dan menjaga bumi.

Lebih baru Lebih lama