Ponpes Darul Fallaah Unismuh di Bissoloro Gelar Penutupan dan Evaluasi Daurah Bahasa Arab–Inggris Santri

Bissoloro — Ponpes Darul Fallaah Unismuh di Bissoloro menggelar kegiatan penutupan sekaligus evaluasi program Daurah Bahasa Arab–Inggris yang diikuti oleh para santri. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya penguatan kompetensi bahasa di lingkungan pesantren yang berlokasi di Bissoloro.

Program Daurah Bahasa Arab–Inggris mengangkat tema “Menguasai Bahasa Menguasai Dunia” dan berlangsung sejak 23 Februari hingga 12 Maret 2026, bertepatan dengan 6–23 Ramadan 1447 H. Kegiatan ini dirancang sebagai program intensif untuk meningkatkan kemampuan bahasa santri, khususnya dalam penguasaan Bahasa Arab sebagai bahasa khazanah keilmuan Islam dan Bahasa Inggris sebagai bahasa komunikasi global.

Dalam kegiatan penutupan dan evaluasi tersebut, para pembina dan pengajar menyampaikan berbagai catatan terkait perkembangan kemampuan bahasa para santri selama mengikuti program. Evaluasi ini menjadi langkah penting untuk melihat capaian pembelajaran sekaligus memperbaiki metode pembinaan bahasa di masa mendatang.

Dalam sambutannya, Direktur Ponpes Darul Fallaah Unismuh di Bissoloro menegaskan bahwa penguasaan bahasa merupakan salah satu kunci penting dalam pengembangan kapasitas intelektual santri. Menurutnya, bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga pintu masuk untuk memahami khazanah ilmu pengetahuan yang luas.

Ia juga mengingatkan para santri agar menjadikan program daurah ini sebagai langkah awal untuk terus mengasah kemampuan bahasa dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan pesantren.

“Bahasa Arab membuka akses kita kepada khazanah keilmuan Islam yang sangat luas, sementara Bahasa Inggris menjadi jembatan untuk berinteraksi dengan dunia global. Karena itu, santri harus membiasakan diri menggunakan kedua bahasa ini dalam proses belajar maupun dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selama pelaksanaan daurah, para santri tidak hanya mengikuti pembelajaran di kelas, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan praktik seperti latihan percakapan, presentasi, penguatan kosakata, serta penggunaan bahasa dalam aktivitas keseharian di lingkungan pesantren.

Melalui program ini, Ponpes Darul Fallaah Unismuh di Bissoloro berharap para santri dapat memiliki kemampuan bahasa yang lebih baik sehingga mampu mengakses literatur keislaman berbahasa Arab sekaligus berkomunikasi dalam bahasa internasional.

Program daurah ini sekaligus menjadi wujud komitmen pesantren dalam mengembangkan tradisi akademik yang memadukan penguasaan ilmu keislaman dengan keterampilan bahasa global, sebagai bekal santri untuk berkiprah di tengah masyarakat dan menghadapi tantangan dunia yang semakin terbuka.

Lebih baru Lebih lama